hidayatullahahmad

Mencoba berbagi dengan apa yang telah didapat. Hanya segelintir orang yang ingin mewujudkan Mimpin dan juga Harapan

The Story In My Struggel

Tinggalkan komentar

Lapar yang Ta’ Dapat Terkompromikan

Malam semakin sunyi, ketika perut tak lagi dapat di kompromi dan ketika lampu tiba-tiba mati semakin menambah rasa pedih dan sepi….
ketika hanphone berbunyi disitulah ku ndapatkan inspirasi, coba mencari no yang terdeteksi oleh hati. Dan lentik jari jemari mengetikkan isi dihati, kepada mereka yang di temani oleh sinar lampu yang tak mati

“ Temannnnn aku laparrr……….”

‘Belum makan kah kalian?’

“Belum….. ‘ 😦

‘Kenapa? Jadi gak ada makanan kah kalian?

“Iya, gak ada….. beras habis, air habis uangpun habis ta bersisa. Mana ni lagi mati lampu, perut juga sedang mati kaku”

‘warung disitu udah tutup kah?’

“Sudah, dimana engkau disitu disini aku menunggu”

‘menunggu apa? Menunggu makanan untuk dirimu’

“😀 tentu saja begitu, (tertawa sambil menahan beberapa rasa, diantaranya rasa lapar, sepi derita dan yang paling terasa dari semua rasa adalah rasa melarat ketika uang yang dipegang sedang sekarat)”

‘ ayo, kesini nah ada sedikit makanan kamu bisa ambil, aku tunggu di depan ya’

“ Serius..? ta bercanda?”                                                                        

;tentu saja tidak…..  ayo cepat selagi malam belum terlalu larut’

Tanpa berfikir panjang, aku mengajak temanku sebut saja amat, ketika hendak turun dari tempat istirahat (ranjang) dengan mata yang ta dapat melihat karna situasi sedang gelap ta sengaja jidat ter TATAP oleh lemari yang sangat kuat “ GlebAAAAAAAK “

 ADDDDDUUUUUUH…….

SI amat tertawa ta tau apa yang kurasa begitu amat sangat mantapp.

Ah kau ini mat kawan sedang teruji bukannya ditolongin malah kau tertawakan… ayo segera ge kita berangkat menuju tempat si Wati…

Setibanya disana kami berdua sungguh terkejut, si wati bersama-sama teman yang lainnya ternyata juga memberikan sebagian jatah  makan mereka untuk kami yang sedang dilanda rasa lapar, rasa sepi derita dan yang paling terasa dari semua rasa adalah rasa melarat yang amat sangat memprihatinkan :D  …

Alhamdulillah trimakasih banyak teman-temanku sekalian, I will remember you are in my struggle……. Now, tomorrow and forever…… Tuhan ternyata telah memberikan ku sahabat-sahabat yang amat baik ya tentu saja dengan ciri khasnya tersendiri. Never mind I am happy. Aku pun punya pertanyaan besar yang ingin ku tanyakan pada diriku sendiri…! Segitu perhatiannya kah mereka kepada kami? Subhanallah…. Rasa persaudaraan mengalahkan segalanya…. Semoga apa yang mereka lakuhkan malam ini mendapat balasan dari sang khalik… Amin

Jangan bosan jadi orang baik ya kawan😀 tenang aja aku gak kan lupa kok kalo kami kelaparan lagi pasti kami bilang kok haha………. Thanks for all my Friend😀

 

Created By: Ahmad Aditya

Dedicated for All My Friend

 

Penulis: hidayatullahahmad

Sekedar berbagi dengan apa yang telah didapat.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s